Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
NEWSPEMKOT BANDAR LAMPUNG

Walikota Eva Dwiana Hari Peringatan HUT Dewa Zhi Gao Thay di Kelenteng Senapati

23
×

Walikota Eva Dwiana Hari Peringatan HUT Dewa Zhi Gao Thay di Kelenteng Senapati

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Zhi Gao Thay, bertempat di Kelenteng Senapati, pada Senin (4/7).
Dalam peringatan HUT tersebut, Walikota mengatakan Kelenteng yang jadi lokasi HUT Dewa tersebut berdiri sejak 1898 di Panjang.
“Sebagai salah satu kelenteng tertua agar bisa menjaga kelestarian bangunan sejarahnya,” Ucap Walikota Eva Dwiana.
Sebelumnya, Pemkot Bandar Lampung sudah menetapkan Kelenteng Senapati atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Vihara Ciang Cin Miao sebagai obyek wisata religius umat Buddha dalam Perda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kota Bandar Lampung Tahun 2022-2025.
“Mudah-mudahan Kelenteng Senapati ini bisa menjadi sejarah keberagaman masyarakat Kota Bandar Lampung. Bisa menjaga persatuan dan semangat gotong royong,” ujar dia.
Eva Dwiana menyampaikan, selain di Kelenteng Senapati, dirinya juga akan menghadiri acara peringatan HUT Dewa Zhi Gao Thay Pak di sejumlah kelenteng.
Jonny Sartius selaku pewaris Kelenteng Senapati, generasi keempat dari keluarga besar Lie Se Sem, menjelaskan Dewa Zhi Gao Thay Pak tahun ini menginjak usia yang ke-4.000 tahun lebih.
“Melalui peringatan HUT Dewa Zhi Gao Thay Pak semua umat manusia diberkahi,” kata Jonny.
Pada kesempatan tersebut, dia juga berharap Pemkot Bandar Lampung mendukung keberlangsungan Kelenteng Senapati.
Romo Krisna menambahkan Zhi Gao Thay Pak merupakan dewa yang dipuja di kelenteng tersebut.
“Kelenteng Senapati tempat memohon keberkahan bagi masyarakat dan terbuka untuk masyarakat umum,” ujar dia.
Romo Krisna menjelaskan pada hari biasa, Kelenteng Senapati atau TITD Vihara Ciang Cin Miao dibuka setiap hari dari subuh hingga pukul 19.00 Wib. “Khusus hari Jumat dibuka sampai pukul 22.00 Wib,” tutupnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *