Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaNEWSPEMKOTPEMKOT BANDAR LAMPUNGPemkot Bandarlampung

Walikota Bandarlampung Serahkan Perlengkapan Sekolah Senilai Rp8 Miliar

14
×

Walikota Bandarlampung Serahkan Perlengkapan Sekolah Senilai Rp8 Miliar

Sebarkan artikel ini
Walikota Bandarlampung Serahkan Perlengkapan Sekolah Senilai Rp8 Miliar

Wartasaburai.com — Walikota Bandarlampung Eva Dwiana menyerahkan perlengkapan sekolah para siswa SMPN dan SDN se-Kota Bandarlampung, Rabu (31/1/2024). Ada  sebanyak 18 ribu lebih paket dengan anggaran Rp8 miliar lebih

Penyerahan paket perlengkapan sekolah itu secara simbolik dilaksanakan di SMPN 27, Kecamatan Telukbetung Timur, Rabu 31 Januari 2024.

“Pemerintah sudah melaksanakan program pendidikan gratis untuk siswa/i bagi keluarga belum mampu, serta diberi perlengkapan sekolah setiap tahun. Dengan harapan mereka dapat menikmati sekolah gratis serta perlengkapan sekolah,” kata Eva Dwiana.

“Ini merupakan wujud kepedulian dan kepekaan Pemkot Bandarlampung terhadap kelanjutan pendidikan masyarakat,” tambahnya.

Walikota Eva Dwiana mengungkapkan, Pemkot terus berupaya memperjuangkan misi pendidikan yang berkualitas, dengan harapan sektor pendidikan mampu berimplikasi positif kepada sektor lainnya.

“Kita bersyukur dalam beberapa tahun terakhir, Kota Bandarlampung sudah berhasil meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) yang salah satu indikator utamanya adalah keberhasilan kita di sektor pendidikan,” jelas Walikota Bandarlampung Eva Dwiana.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdilah menjelaskan, anggaran untuk perlengkapan sekolah itu berasal dari APBD 2023.

“Anggarannya untuk perlengkapan sekolah anak-anak SD sebesar Rp5 miliar sedangkan untuk SMP Rp3 miliar. Adapun penerimanya adalah siswa kelas 1 SDN dan kelas 7 SMPN yang berisi seragam lengkap, baju batik, topi, dasi, ikat pinggang, kaus kaki dan sepatu,” jelasnya.

Saat ditanyakan apa penyebab penyerahan perlengkapan sekolah baru dilaksanakan tahun 2024, sementara anggaran yang digunakan adalah APBD 2023 (murni). “Kami mencocokkan jadwal dengan walikota,” kata Abdilah singkat.