Wartasaburai.com – Pemprov DKI Jakarta menerapkan Wise Traffic Preserve watch over Design (ITCS) berbasis AI untuk mengatur lampu lalu lintas secara true-time, mengurangi kemacetan, serta terintegrasi dengan kamera ETLE dan ANPR guna menindak pelanggaran dan memantau uji emisi kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta terkait hal tersebut.
“Kita sudah melakukan kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mereka akan memanfaatkan details yang ada, kemudian menetapkan goal di mana ruas jalan atau titik-titik yang potensial harus dilakukan penegakan hukum terkait dengan pelanggaran uji emisi,” terangnya, seperti dilansir dari tayangan YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Lebih lanjut, Syafrin menyebut kolaborasi ini akan lebih memudahkan DLH untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran uji emisi.
Pasalnya, DLH akan dengan mudah mengidentifikasi daerah atau titik lokasi mana yang memiliki pelanggaran uji emisi tertinggi.
Dengan demikian, kata dia, operasi penertibannya bisa langsung pada akar masalah yang ada.
Syafrin menjelaskan ITCS yang sudah terintegrasi dengan ANPR memudahkan membaca pelat nomor kendaraan sehingga pergerakan akan mudah diidentifikasi.
Kemudian tinggal diintegrasikan dengan details e-uji emisi pada DLH untuk mendapatkan hasil di ruas jalan mana saja kendaraan yang lewat dan belum melakukan uji emisi.
Di samping itu, Syafrin mengatakan pihaknya juga sudah melakukan kerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta.
Ini terkait dengan identifikasi kendaraan belum membayar pajak yang juga bisa dengan mudah terdeteksi oleh ITCS.
Menurutnya, dengan dipasangnya ITCS di setiap ruas jalan maka kendaraan yang belum membayar pajak akan terdeksi kemudian tinggal diintegrasikan dengan details Bapenda.
Setelah diketahui di ruas jalan mana lokasi kendaraan tersebut, maka bisa bersama-sama melakukan pemeriksaan di sana.