BERITA

Operasi Gaktib–Yustisi 2026 Kodam XXI/Raden Inten Utamakan Pendekatan Edukatif dan Humanis

blank
×

Operasi Gaktib–Yustisi 2026 Kodam XXI/Raden Inten Utamakan Pendekatan Edukatif dan Humanis

Sebarkan artikel ini
blank

Wartasaburai, Lampung– Jajaran Kodam XXI/Raden Inten resmi menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen internal TNI untuk menjaga disiplin prajurit serta memastikan seluruh personel, termasuk PNS TNI, tetap taat pada ketentuan hukum yang berlaku.

ADS
IKLAN

Mengangkat tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju”, pelaksanaan operasi tahun ini difokuskan pada langkah pembinaan yang lebih preventif.

Penindakan tetap dilakukan, namun pendekatan edukatif dan persuasif ditekankan guna membangun kesadaran hukum secara berkelanjutan di lingkungan satuan.Amanat Agus Subiyanto yang dibacakan Kasdam XXI/Raden Inten, Brigjen TNI Andrian Susanto, menegaskan bahwa operasi ini merupakan agenda rutin sekaligus strategi berkesinambungan dalam mencegah dan menindak pelanggaran.

Menurutnya, tema yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan komitmen moral dan profesional yang harus tercermin dalam sikap serta perilaku prajurit sehari-hari, baik di dalam kedinasan maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

Angka Pelanggaran Cenderung TurunEvaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya menunjukkan adanya tren penurunan jumlah pelanggaran.

Kasus yang tercatat dalam Operasi Gaktib maupun Operasi Yustisi pada 2025 dilaporkan lebih sedikit dibanding tahun 2024.Meski demikian, pimpinan TNI mengingatkan agar seluruh jajaran tidak lengah.

Baca juga:  Trakindo Utama Buka 15 Lowongan Kerja 2025: Tamatan SMA hingga S1 Bisa Daftar

Dinamika tantangan ke depan dinilai semakin kompleks, terutama di era digital yang membuka ruang potensi pelanggaran baru.Isu penyalahgunaan media sosial, pelanggaran etika di ruang digital, hingga kejahatan siber menjadi perhatian serius.

Oleh karena itu, optimalisasi dukungan teknologi informasi dinilai penting untuk mempercepat proses penanganan perkara agar tetap transparan dan akuntabel.

Penguatan Peran Polisi MiliterDalam pelaksanaannya, operasi ini juga menitikberatkan pada peningkatan profesionalisme aparat Polisi Militer. Kemampuan deteksi dini dan respons cepat diharapkan mampu mencegah pelanggaran berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Selain itu, prajurit kembali diingatkan untuk berpegang teguh pada nilai-nilai Sumpah Prajurit dan Sapta Marga sebagai fondasi moral dalam setiap tugas.

Sikap disiplin, rendah hati, dan tidak arogan menjadi kunci menjaga kepercayaan publik terhadap institusi TNI.Sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya juga diperkuat guna memastikan setiap proses berjalan profesional serta meminimalisir potensi gesekan di lapangan.

Melalui Operasi Gaktib dan Yustisi 2026, Tentara Nasional Indonesia menargetkan terciptanya prajurit yang semakin disiplin, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Upaya ini sekaligus mendukung transformasi TNI agar tetap solid, modern, dan dipercaya masyarakat dalam menjaga kedaulatan serta mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Maju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *