DPRD Kota Bandar Lampung
Bandar LampungBERITALampung

Kebakaran Hebat Hanguskan Pangkalan Gas LPG di Bandar Lampung, Satu Korban Luka Bakar Serius

blank
×

Kebakaran Hebat Hanguskan Pangkalan Gas LPG di Bandar Lampung, Satu Korban Luka Bakar Serius

Sebarkan artikel ini
blank

Wartasaburai, Bandar Lampung — Kebakaran hebat melanda sebuah pangkalan gas LPG di Jalan Sultan Agung, Gang Sutan Takdir, Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, Jumat (malam). Api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan permanen seluas ratusan meter persegi.

ADS
IKLAN

Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.56 WIB. Menurut keterangan warga, api pertama kali muncul dari instalasi listrik di bagian luar bangunan, kemudian merambat cepat ke seluruh ruangan yang digunakan sebagai pangkalan gas.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 39 personel dan sembilan unit mobil pemadam untuk menjinakkan kobaran api.

Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam dan menghabiskan 17 tangki air sebelum api berhasil dikendalikan sekitar pukul 00.50 WIB.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tiga penghuni bangunan berhasil diselamatkan, termasuk seorang mahasiswi dari Universitas Lampung.

Namun, satu orang mengalami luka bakar serius hingga 50 persen dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Moeloek.Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp140 juta, meliputi kerusakan bangunan dan usaha pangkalan gas. Meski demikian, satu unit truk pengangkut gas, sepeda motor, serta emas seberat 25 gram berhasil diselamatkan.

Baca juga:  Antusiasme Tinggi Warnai Penutupan Babinsa 21 Cup Radin Inten 2025

Camat Labuhan Ratu, Hendra Setiawan, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan pascakebakaran dan memastikan keamanan lingkungan sekitar. “Kami sudah melaporkan peristiwa ini ke aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,pungkasnya.”

Kasus kebakaran ini kini dalam penanganan pihak berwenang guna memastikan sumber pasti api serta mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *