BERITA  

Harga Plastik Naik Hingga 50 Persen, Pedagang Pasar Tamin Bandar Lampung Mengeluh

Wartasaburai, BANDAR LAMPUNG – Kenaikan harga plastik di Indonesia mulai berdampak signifikan terhadap para pedagang pasar tradisional. Di Pasar Tamin, lonjakan harga plastik bahkan mencapai 40 hingga 50 persen, membuat pedagang kelimpungan menghadapi peningkatan biaya operasional.

Berdasarkan pantauan pada Rabu siang, hampir seluruh jenis plastik mengalami kenaikan harga cukup tajam. Mulai dari plastik kemasan hingga kantong belanja, harganya kini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelum Idul Fitri 2026.

Salah satu pedagang plastik, Nazarudin, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sebenarnya sudah mulai terasa sejak sebelum Lebaran. Namun setelah Idul Fitri, lonjakan harga menjadi semakin signifikan.

Menurutnya, jenis plastik seperti polyethylene (PE) dan polypropylene (PP) menjadi yang paling terdampak. Plastik PE yang banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga mengalami kenaikan hingga 50 persen, sementara plastik PP yang umum digunakan untuk kemasan produk seperti kerupuk naik sekitar 40 persen.

“Kenaikan ini kami rasakan cukup berat. Dari distributor juga bilang bahan baku naik karena pengaruh kondisi global,” ujar Nazarudin.

Ia menjelaskan, kenaikan harga plastik dipicu oleh meningkatnya harga bahan baku yang berasal dari minyak mentah. Ketegangan geopolitik global disebut-sebut memengaruhi rantai pasok dan biaya produksi, sehingga berdampak langsung pada harga di tingkat pedagang.

Selain itu, kenaikan harga juga mencapai Rp5.000 hingga Rp10.000 per item, tergantung pada jenis dan ukuran plastik yang dijual.

Kondisi ini diperkirakan akan berdampak luas terhadap berbagai sektor, terutama produk yang menggunakan plastik sebagai kemasan. Salah satunya adalah tempe, yang selama ini banyak dibungkus menggunakan plastik.

Para pedagang berharap lonjakan harga ini tidak berlangsung lama. Pasalnya, jika harga terus naik, dampaknya tidak hanya dirasakan pedagang, tetapi juga konsumen yang harus menanggung kenaikan harga berbagai kebutuhan di pasaran.

Tinggalkan Balasan