Wartasaburai.com – Penipuan mengatasnamakan BCA kian marak, dengan pelaku menggunakan identitas BCA lewat situs, media sosial, pesan, e-mail, atau telepon palsu.
“Biasanya penipu akan memberikan informasi berisi penawaran menarik, diskon atau promo khusus, ataupun informasi palsu terkait transaksi tidak wajar atau perubahan biaya terhadap produk BCA untuk mendorong korban memberikan files pribadi perbankan atau mengklik hyperlink yang berbahaya,” ungkap BCA, seperti dihimpun dari laman resminya, Senin (30/6/2025).
ADSIKLAN
BCA juga memberikan guidelines agar terhindar dari modus penipuan mengatasnamakan BCA, antara lain:
Penipu sering kali mencari celah dengan cara memberikan penawaran menarik ataupun menimbulkan rasa panik dan takut pada korban untuk mendesak korban agar segera merespon.
Tetap tenang, jangan mudah tergiur ataupun panik dan berpikir ulang sebelum bertindak.
Penipu biasanya membuat net space, akun, e-mail, atau pesan palsu yang mirip dengan aslinya.
Selalu waspada dan kenali akun resmi BCA untuk terhindar dari penipuan, meliputi:
– Web space resmi Bank BCA: bca.co.identity
– Nomor telepon resmi Halo BCA: 1500888
– Nomor WhatsApp resmi Bank BCA: 0811-1500-998 (bercentang biru/verified tale)
– Akun resmi sosial media BCA: bisa dilihat di sini
Hyperlink palsu dapat mengandung malware yang dapat menyusup ke dalam perangkat dan mencuri files dari perangkat.
Untuk terhindar dari bahaya malware, hindari mengklik hyperlink secara sembarangan, terutama dari sumber yang tidak dikenal atau tidak jelas.
Selalu jaga kerahasiaan files pribadi perbankan seperti nomor Kartu Debit atau Kartu Kredit, Kode OTP, Kode CVV/CVC, PIN dan Password karena BCA tidak pernah meminta files-files tersebut.