Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
NEWSPEMKOT BANDAR LAMPUNG

Satgas Pangan Bandar Lampung Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

54
×

Satgas Pangan Bandar Lampung Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG – Pemerintahan kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Tim Satgas Terpadu Ketahanan Pangan dan Pertanian melakukan pemeriksaan hewan ternak kambing dan sapi di lapak pinggir jalan, Rabu (6/7).
Kemudian, pemeriksaan meliputi kondisi fisik kuku, lidah, mata, gigi dan suhu badannya.
Diketahui ada tiga (3) lapak di jalan Rasuna Said yang dilakukan pemeriksaan kesehatan kambing dan sapi yakni, lapak milik Pak Suardi, Pak Kadir dan Pak Supri.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Agustini mengatakan hasil dari pemeriksaan tersebut semua hewan ternak dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk berkurban.
“Untuk kambing semuanya sehat, tadi ada satu sapi yang suhunya panas tapi bukan gejala PMK kita usulkan untuk di pisahkan dari yang sehat,” kata Agustini.
Selain itu, kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung, I Kadek Sumartha mengatakan saat ini mulai banyak hewan ternak untuk kurban yang masuk dari luar daerah. Oleh karenanya satgas pangan terus melakukan monitoring secara berkala.
“Justru itu, karena adanya pengiriman hewan dari luar daerah kita melakukan pemeriksaan secara rutin untuk menghindari hal-hal yang merugikan masyarakat,” kata I Kadek Sumarta
Menurutnya, hewan ternak untuk kurban yang ada di Bandar Lampung saat ini sudah di pelihara terlebih dahulu selama 1-2 bulan sebelum di jual.
“Hewan kan sudah sebulan dua bulan disini, kalau ada gejala kita himbau agar pemilik lapak laporan ke kami (satgas) untuk ditindak lanjuti,” ungkapnya.
Sementara itu, Supriyadi salah satu penjual mengatakan, hewan ternak yang dijualnya sudah di pastikan sehat dan memenuhi syarat untuk berkurban.
“Insha Allah sehat, sudah cukup umur dan layak untuk di jual. Kambinya sendiri kiriman dari tegineneng,” kata Supriyadi.
Kemudian, untuk penjualan sendiri belum bisa di prediksi apakah ada peningkatan atau penurunan saat ada wabah PMK.
“Hewan yang terjual baru 15 ekor, tapi biasanya dari yang sudah-sudah H-2 itu yang ramai,” tutur dia.
Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, untuk harga kambing sendiri saat ini berkisar 2,2 juta sampai dengan 4 juta menyesuaikan dengan bobot dari hewan itu sendiri. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *