Motor Baru Dipinjam dari Adik Ipar, Mekanik Sepeda di Bandar Lampung Jadi Korban Curanmo

Wartasaburai, Bandar Lampung – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Kali ini menimpa Edi Supriyanto (31), seorang mekanik sepeda yang bekerja di sebuah toko sepeda di Jalan WR Supratman, Kelurahan Gunung Mas, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Senin (20/7) sekitar pukul 09.30 WIB.

Ironisnya, sepeda motor jenis Honda CRF 150 yang digondol pelaku merupakan kendaraan yang baru saja dipinjam Edi dari adik iparnya.

Peristiwa bermula saat korban memarkirkan sepeda motor tersebut di halaman toko tempatnya bekerja. Tak lama kemudian, ketika hendak menggunakan kendaraan itu, Edi mendapati motornya sudah tidak berada di lokasi.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar toko memperlihatkan aksi dua orang pelaku yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah seorang pelaku kemudian turun dan masuk ke halaman toko untuk membobol kunci kontak Honda CRF 150 menggunakan alat yang diduga kunci letter T atau alat khusus lainnya.

Baca juga:  Air Mata Wali Kota Dinilai Tak Menyentuh Akar Masalah SMA Siger

Pelaku sempat dua kali gagal menyalakan kendaraan. Namun pada percobaan ketiga, pelaku berhasil membobol kunci kontak dan membawa kabur sepeda motor tersebut. Sementara seorang pelaku lainnya tetap berada di atas sepeda motor untuk mengawasi situasi sekitar.

Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian yang cukup besar. Selain kehilangan kendaraan, motor tersebut bukan miliknya, melainkan milik adik iparnya yang baru dipinjam.

“Motor itu baru saya pinjam dari adik ipar. Tidak menyangka baru dipakai sudah hilang,” ujar Edi.

Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi para pelaku.

Korban berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan menemukan kembali sepeda motor yang hilang. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan guna mengantisipasi aksi pencurian.