Wartasaburai, Bandarlampung – Dugaan praktik pelangsiran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan. SPBU 24.351.77 yang berada di Jalan ZA Pagar Alam, tepatnya di samping SMP Muhammadiyah, diduga menjadi salah satu lokasi terjadinya pengisian BBM subsidi dengan pola yang patut dipertanyakan.
Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan selama beberapa hari, ditemukan adanya aktivitas pengisian Bio Solar menggunakan sejumlah kendaraan dengan pola yang berulang. Aktivitas tersebut telah didokumentasikan dalam bentuk foto dan video.
Dari hasil pemantauan di lapangan, sejumlah kendaraan terlihat datang secara bergantian untuk melakukan pengisian BBM jenis Bio Solar. Pola pengisian yang terjadi berulang kali tersebut kemudian memunculkan dugaan adanya praktik pelangsiran BBM bersubsidi.
Sebelumnya, juga diperoleh informasi mengenai dugaan penggunaan barcode berbeda dengan kendaraan yang berganti-ganti pelat nomor untuk memperoleh BBM subsidi.
Namun, dugaan tersebut dibantah pihak SPBU 24.351.77. Pengawas SPBU, Sahrial, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melayani praktik pelangsiran Bio Solar.
“Kami tidak melayani pelangsiran Bio Solar. Jika pun ada, kami usir,” kata Sahrial saat dikonfirmasi pada Sabtu (29/8/2026).
Menurutnya, kemungkinan selalu ada pihak-pihak yang mencoba melakukan praktik pelangsiran. Namun, kata dia, pihak SPBU telah melakukan penjagaan dan pengawasan untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan distribusi BBM subsidi.
“Kalau yang coba-coba kemungkinan ada, tapi tetap dengan penjagaan kami di depan, kami tetap siaga untuk mengantisipasi jangan sampai kami kecolongan,” ujarnya.
Bantahan tersebut berseberangan dengan hasil pemantauan yang dilakukan selama beberapa hari terakhir. Dokumentasi foto dan video menunjukkan adanya aktivitas pengisian Bio Solar dengan pola berulang menggunakan sejumlah kendaraan di lokasi SPBU tersebut.
Meski demikian, apakah aktivitas tersebut memenuhi unsur pelanggaran atau merupakan mekanisme distribusi yang sah masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPBU telah memberikan klarifikasi dan membantah adanya praktik pelangsiran Bio Solar. Sementara itu, tanggapan dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terkait hasil pemantauan dan dugaan aktivitas tersebut masih diupayakan.(*)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.