Bandar Lampung, Warta Saburai – Aksi seorang sopir bus yang diduga mengemudi secara ugal-ugalan di jalanan Kota Bandar Lampung mendadak viral di media sosial.

Video berdurasi singkat yang memperlihatkan bus bermanuver zig-zag di tengah lalu lintas itu, menuai kecaman dari warganet karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dalam video yang beredar, bus tampak beberapa kali berpindah jalur secara tiba-tiba di tengah arus kendaraan yang cukup ramai. Manuver tersebut membuat sejumlah pengendara mobil dan sepeda motor memilih mengurangi kecepatan agar terhindar dari risiko kecelakaan.

Aksi sopir bus itu pun langsung menjadi perbincangan di media sosial. Banyak warganet mengecam cara berkendara tersebut, dan meminta aparat kepolisian segera mengusut serta memberikan sanksi tegas kepada pengemudi yang dianggap mengabaikan keselamatan di jalan.

Baca juga:  Infrastruktur Dikebut, Pemkot Pinjam Dana SMI Rp99 Miliar

Hingga kini, identitas sopir, perusahaan otobus (PO), maupun lokasi pasti kejadian masih dalam proses penelusuran.

Menanggapi video yang viral tersebut, Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, Kompol R. Manggala Agung, menegaskan bahwa persoalan utama bukan pada bus yang melintas di jalan, melainkan cara pengemudi mengendalikan kendaraannya.

“Yang menjadi persoalan bukan bus melintas di jalan tersebut, melainkan cara mengemudikannya. Manuver zig-zag di tengah lalu lintas dapat membahayakan pengendara lain maupun penumpang bus itu sendiri,” kata Manggala, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, Satlantas Polresta Bandar Lampung kini sedang menelusuri identitas kendaraan beserta perusahaan otobus yang menaunginya. Setelah seluruh data dipastikan, polisi akan mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.

“Kami akan melakukan pengecekan terhadap bus yang diduga terlibat. Setelah identitasnya dipastikan, kami akan memberikan tindakan sesuai ketentuan dan melakukan pembinaan kepada pengemudinya,” ujarnya.

Baca juga:  Hujan Lebat Lebih dari Dua Jam, Sejumlah Wilayah Bandar Lampung Terendam Banjir

Selain melakukan penindakan, kepolisian juga berencana meningkatkan edukasi kepada para pengemudi angkutan umum agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Manggala mengingatkan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Karena itu, setiap pengemudi diminta menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan mengemudi secara ugal-ugalan karena dapat membahayakan diri sendiri, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Saat ini polisi masih mengumpulkan informasi untuk memastikan lokasi kejadian, identitas sopir, serta perusahaan otobus yang terlibat dalam video viral tersebut.***