Wartasaburai, Bandarlampung – Jefri Arifin kembali memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung periode 2026–2029. Ia memperoleh 33 suara dalam Musyawarah Kota (Muskot) I SMSI Bandar Lampung di Ballroom Asoka Hotel Lampung, Kamis, 24 September 2026.
Jefri mengungguli Syahrudin alias Udin yang memperoleh 7 suara. Satu suara dinyatakan abstain.
Pemilihan tersebut diikuti 41 dari total 47 anggota yang memiliki hak suara. Jumlah peserta yang hadir memenuhi kuorum sebagaimana ketentuan organisasi, yakni 50 persen ditambah satu suara.
Hasil pemungutan suara itu sekaligus memperpanjang kepemimpinan Jefri di organisasi yang menaungi para pengusaha media siber di Kota Bandar Lampung.
Setelah hasil pemilihan ditetapkan, Ketua SMSI Provinsi Lampung Donny Irawan mengukuhkan Jefri sebagai ketua terpilih. Jefri selanjutnya diminta menyusun kepengurusan baru paling lambat 30 hari.
Muskot I SMSI Bandar Lampung mengusung tema “Perkuat Solidaritas, Wujudkan SMSI Kota Bandar Lampung yang Profesional, Inovatif, dan Berkelanjutan”.
Namun, pemilihan ketua bukan satu-satunya pesan yang mengemuka dalam forum tersebut. Donny justru menekankan pentingnya menjaga kebersamaan sekaligus integritas para pengusaha media.
Menurut Donny, organisasi tidak akan berjalan maksimal jika hanya bertumpu pada ketua tanpa dukungan anggota dan pengurus.
“Besarnya kita, besarnya ketua tanpa dukungan daripada anggota, tanpa dukungan dari pengurus yang ada itu enggak akan maksimal,” kata Donny saat membuka Muskot.
Ia mengajak anggota SMSI untuk membangun organisasi secara bersama-sama dan tidak menjadikan kepentingan pribadi sebagai penghalang kerja kolektif.
“Berarti kita harus bergotong royong, maju bersama, berlayar bersama, jangan saling meninggalkan,” ujarnya.
Donny juga meminta setiap anggota mampu mengukur kapasitas diri ketika menentukan arah kepemimpinan organisasi.
“Dengan penuh kesadaran mengukur baju, mengukur kapasitas kita. ‘Oh, teman kita lebih layak.’ Jangan paksakan diri kita untuk maju. Biarlah kita mendukung,” kata dia.
Pesan Donny kemudian bergeser pada persoalan yang lebih sensitif: etika pengelolaan perusahaan pers.
Ia mengingatkan bahwa para anggota SMSI bukan hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memimpin perusahaan media sebagai pengusaha atau CEO.
“Identitas kita adalah CEO. Tanamkan itu,” ujar Donny.
Karena itu, ia meminta pengelola media menjaga martabat industri pers dan tidak menggunakan media untuk kepentingan yang dapat merusak kepercayaan publik.
Donny secara terbuka menyinggung praktik seperti “86”, pemerasan, hingga pemberitaan yang tidak wajar.
“Banyak teman-teman yang berpikirnya singkat tetapi menjatuhkan kapasitas dirinya sendiri dengan cara-cara yang tidak elegan. Melakukan ’86’, pemerasan, pemberitaan yang enggak wajar, nekan-nekan,” katanya.
Ia menegaskan integritas menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan terhadap perusahaan media.
“Karena integritas kita adalah kepercayaan,” ujar Donny.
Sebelum pemungutan suara, proses penjaringan calon ketua dilakukan oleh tim yang dipimpin Deta Citrawan.
Dari delapan orang yang sempat mendaftar, hanya dua kandidat yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administrasi, yakni Jefri Arifin dan Syahrudin.
“Sejauh ini ada delapan pendaftar. Namun, yang serius dan melengkapi persyaratan administrasi hanya dua orang, yaitu Syahrudin dan Jefri Arifin,” kata Deta.
Kedua kandidat kemudian menyampaikan visi dan misi sebagai bagian dari proses pemilihan.
Dari sisi tata tertib, Ketua Harian SMSI Provinsi Lampung Fajar Arifin yang bertindak sebagai ketua pimpinan sidang memastikan seluruh tahapan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi SMSI.
Pimpinan sidang bersama Deta Citrawan dan Ruslan AS mengawal tahapan pleno, mulai dari verifikasi peserta hingga pengesahan berita acara.
Ketentuan organisasi juga mengatur pemungutan suara apabila musyawarah mufakat tidak tercapai.
Setelah kembali terpilih, Jefri menyampaikan terima kasih kepada anggota yang memberikan kepercayaan kepadanya.
Ia meminta anggota meningkatkan partisipasi dalam menjalankan roda organisasi selama periode 2026–2029.
“Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi dan lebih kompak lagi,” kata Jefri.
Jefri juga menyiapkan sejumlah agenda untuk memperkuat hubungan antarpengurus dan anggota. Salah satunya adalah kegiatan bersama yang rencananya digelar bulan depan.
“Insyaallah bulan depan akan kita agendakan family gathering,” ujarnya.
Selain memperbanyak kegiatan organisasi, Jefri berharap anggota lebih aktif dalam membangun SMSI Bandar Lampung.
“Ke depan berharap kita kerja sama lebih baik lagi, lebih kompak lagi, dan saya mohon keaktifannya pada kawan-kawan semua biar SMSI bisa lebih besar dari yang saat ini,” kata dia.
Kepemimpinan Jefri untuk periode 2026–2029 selanjutnya akan memasuki tahap penyusunan struktur kepengurusan baru. Batas waktu penyusunan ditetapkan paling lambat 30 hari setelah pengukuhan.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.