Bandar Lampung, Warta Saburai — Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, melakukan evakuasi dramatis terhadap seekor kerbau berbobot sekitar 300 kilogram (Kg) yang terjatuh ke dalam sumur tidak aktif sedalam delapan meter di Kelurahan Gotong Royong, Kecamatan Telukbetung Utara.

Proses penyelamatan berlangsung cukup menegangkan. Petugas harus berjibaku selama lebih dari lima jam sebelum akhirnya berhasil mengangkat hewan ternak tersebut dalam keadaan selamat.

Peristiwa itu bermula saat pemilik kerbau hendak memberi makan ternaknya di area kebun. Kerbau yang sebelumnya diikat di dekat pohon mendadak terlepas dan tergelincir ke arah sumur tua yang berada di lokasi dengan kondisi tanah miring dan licin.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas Damkarmat Kota Bandar Lampung untuk meminta bantuan evakuasi.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan laporan diterima pada Selasa sore sekitar pukul 17.02 WIB. Tidak lama setelah laporan masuk, satu unit mobil rescue bersama tujuh personel langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Menurut Anthoni, proses evakuasi tidak berjalan mudah karena akses menuju lokasi cukup sulit. Selain berada di area kebun, kondisi tanah yang miring membuat petugas harus bekerja dengan ekstra hati-hati.

Dalam upaya penyelamatan itu, tim rescue menggunakan perlengkapan vertical rescue seperti tali khusus, helm pengaman, sarung tangan, dan senter untuk membantu proses evakuasi di dalam sumur yang sempit dan gelap.

Petugas kemudian melakukan penarikan kerbau secara perlahan guna menghindari risiko cedera terhadap hewan maupun personel di lapangan.

“Lokasi kejadian cukup menyulitkan karena berada di area kebun dengan kondisi tanah miring. Namun tim berhasil melakukan evakuasi dengan aman hingga kerbau berhasil diangkat dalam kondisi selamat,” kata Anthoni.

Keberhasilan evakuasi tersebut turut menjadi perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat tampak menyaksikan proses penyelamatan hingga malam hari.

Damkarmat Kota Bandar Lampung juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat menempatkan hewan ternak, khususnya di lokasi yang berdekatan dengan sumur, tebing, maupun area curam untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.***