Tulang Bawang, Warta Saburai – Penanganan Tuberculosis (TBC) tidak hanya soal pengobatan medis, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi lingkungan tempat tinggal pasien. Karena itu, upaya pemerintah memperbaiki kualitas hunian masyarakat mulai menjadi bagian penting dalam menekan penyebaran penyakit tersebut.
Hal itu terlihat saat Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meninjau langsung rumah penyintas TBC calon penerima bantuan renovasi melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kampung Sumber Makmur, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (20/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Jihan melihat kondisi rumah warga yang dinilai belum memenuhi standar kesehatan, terutama dari sisi ventilasi, pencahayaan, dan sanitasi lingkungan.
Menurutnya, kondisi rumah yang kurang sehat dapat memperbesar risiko penularan maupun kekambuhan TBC di lingkungan keluarga.
Jihan menegaskan, hunian yang layak memiliki peran besar dalam mendukung proses pemulihan penyintas TBC. Karena itu, renovasi rumah melalui program BSPS diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.
Melalui program tersebut, rumah penerima bantuan akan diperbaiki agar memiliki sirkulasi udara yang baik, pencahayaan memadai, sanitasi layak, serta kondisi lingkungan yang lebih sehat dan nyaman untuk ditempati.
“Penanganan TBC tidak cukup hanya lewat pengobatan, tetapi juga harus dibarengi dengan perbaikan lingkungan tempat tinggal masyarakat,” ujarnya di sela kunjungan.
Selain meninjau kondisi rumah, Jihan juga berdialog langsung dengan keluarga penyintas TBC. Ia mengajak masyarakat membiasakan pola hidup bersih dan sehat, termasuk menjaga kebersihan tangan dan lingkungan rumah.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup sehat menjadi faktor penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular.
Jihan mengatakan penanganan TBC saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto di sektor kesehatan.
Pemerintah, kata dia, menargetkan penurunan angka kasus TBC melalui pendekatan yang lebih menyeluruh, mulai dari penguatan layanan kesehatan, edukasi masyarakat, hingga pembenahan lingkungan permukiman warga.
Dalam kesempatan itu, Jihan juga meminta pemerintah kecamatan hingga desa aktif memastikan masyarakat kurang mampu memperoleh akses terhadap berbagai program perlindungan sosial dan layanan kesehatan.
Ia mendorong warga yang memenuhi syarat agar difasilitasi mendapatkan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), Program Keluarga Harapan (PKH), serta bantuan sosial lainnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat diperlukan agar penanganan TBC di Lampung dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap upaya penanganan TBC tidak hanya mampu menekan angka kasus, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui lingkungan hunian yang lebih sehat dan layak.***

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.