BANDAR LAMPUNG, Warta Saburai – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau dengan memastikan pasokan air bersih tetap tersedia bagi masyarakat yang mengalami krisis air.

Sepanjang Juli 2026, BPBD telah menyalurkan sedikitnya 25 mobil tangki air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah berkurangnya ketersediaan air akibat musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan pihaknya saat ini mengoperasikan empat armada mobil tangki untuk melayani permintaan air bersih dari masyarakat. Setiap tangki memiliki kapasitas sekitar 5.000 liter air.

“Setiap proses distribusi membutuhkan waktu sekitar tiga jam, mulai dari pengisian hingga penyaluran ke lokasi tujuan,” ujarnya.

Baca juga:  Bandar Lampung Bangun Kota Ramah Pejalan Kaki, Enam Paket Trotoar Dikebut Tahun Ini

Dengan armada yang tersedia, BPBD mampu melayani sekitar 12 hingga 15 titik distribusi setiap hari. Seluruh personel juga disiagakan selama 24 jam agar penyaluran bantuan air bersih dapat berlangsung cepat dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Idham menjelaskan, warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat mengajukan permohonan melalui aparatur wilayah, seperti ketua RT, RW, maupun lurah. Laporan tersebut kemudian diteruskan secara resmi kepada BPBD untuk segera ditindaklanjuti.

BPBD juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat dan hanya untuk kebutuhan pokok. Imbauan itu disampaikan seiring prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026.

Berdasarkan pemetaan BPBD, sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan meliputi Kecamatan Panjang, Sukabumi, Telukbetung Timur, Telukbetung Barat, Kemiling, Rajabasa, dan Kedamaian.

Baca juga:  Kampoeng Vietnam Kemiling Jadi Magnet Wisata Pemudik Saat Libur Lebaran

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghemat penggunaan air dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih hingga musim kemarau berakhir dan kondisi cuaca kembali normal.