BANDAR LAMPUNG, WartaSaburai.COM – Kondisi penyaluran Pertalite di Kota Bandar Lampung mendapat perhatian setelah Pertamina Sales Area Lampung bersama Dinas ESDM Provinsi Lampung melakukan monitoring ke sejumlah SPBU.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah SPBU 24.351.35 di Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung. Di lokasi tersebut, petugas tidak hanya mengecek ketersediaan BBM, tetapi juga meminta keterangan langsung dari pengguna kendaraan.

Sejumlah pengemudi Gojek dan kurir Shopee yang ditemui menyampaikan bahwa mereka masih dapat memperoleh Pertalite tanpa kesulitan.

Keterangan tersebut menjadi salah satu gambaran kondisi distribusi BBM di lapangan di tengah adanya antrean kendaraan di beberapa SPBU.

Monitoring dilakukan ke empat SPBU di Kota Bandar Lampung. Hasil pengecekan menunjukkan stok Biosolar, Pertalite, dan Pertamax dalam kondisi aman.

Baca juga:  Ekonomi Lampung Tumbuh, Konsumsi Biosolar Ikut Meningkat pada 2026

Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Ir. Budhi Darmawan, S.T., M.T., mengatakan antrean memang masih terjadi, tetapi ketersediaan stok BBM tetap terjaga.

β€œAntrian BBM memang ada tapi stok tersedia, dan tidak ditemukan adanya pelanggaran dalam penyaluran BBM,” ujarnya.

Menurut Budhi, Dinas ESDM akan terus mengawal distribusi BBM untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan bakar dengan mudah. Pemerintah juga akan menindak apabila ditemukan penyalahgunaan di lapangan.

Sementara itu, Sales Area Retail Lampung PT Pertamina Patra Niaga, Bima Kusuma Aji, mengungkapkan adanya peningkatan penyaluran Pertalite sejak Mei 2026.

Volume penyaluran meningkat sekitar 10 persen atau kurang lebih 200 KL per hari dibandingkan rata-rata Januari-April yang berada di kisaran 2.000 KL per hari.

Peningkatan konsumsi Pertalite disebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi Lampung. Pertumbuhan kendaraan baru mencapai sekitar 21 persen, sedangkan kunjungan wisatawan meningkat sekitar 25 persen.

Baca juga:  Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

Pertamina bersama Pemprov Lampung berkomitmen menjaga ketersediaan stok dan memastikan penyaluran BBM sesuai ketentuan.

Masyarakat diimbau membeli BBM secara wajar dan tidak melakukan panic buying agar distribusi dan pelayanan SPBU tetap berjalan dengan baik. (NdH)