BANDAR LAMPUNG, WARTASABURAI â Kebakaran melanda lahan kosong di lereng Bukit Klutum, Jalan Dr Harun 2, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Sedikitnya 5.000 meter persegi lahan yang ditumbuhi ilalang kering dilalap si jago merah. Api menyebar dengan cepat dan menghanguskan area tersebut hanya dalam waktu sekitar 15 menit.
Kobaran api bahkan nyaris merembet ke puluhan rumah warga yang berada di sekitar lokasi. Tiupan angin membuat api semakin cepat menjalar di antara rerumputan kering.
Win, salah seorang warga setempat, mengatakan api mulai berkobar sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi angin saat itu membuat kobaran api sulit dikendalikan.
“Api mulai terlihat sekitar pukul 15.00 WIB. Karena angin bertiup cukup kencang, api cepat sekali membesar dan merambat ke area lainnya,” ujar Win.
Dua unit mobil pemadam kebakaran yang bersiaga di kantor kecamatan dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, upaya awal tersebut terkendala panjang selang penyemprot yang tidak mampu menjangkau titik kebakaran secara maksimal.
Api baru perlahan dapat dikendalikan setelah unit pemadam kebakaran tambahan tiba di lokasi.
Di sisi lain, aparat kepolisian dari Polsek Tanjung Karang Timur melakukan pemblokadean jalan untuk mencegah kendaraan melintas di sekitar lokasi kebakaran. Langkah ini dilakukan guna mendukung proses pemadaman sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Camat Tanjung Karang Timur, Dedy Saputra, didampingi Lurah Kotabaru, Saftulloh, yang tiba di lokasi tidak lama setelah kebakaran terjadi, mengatakan kawasan tersebut memang rawan terbakar karena banyaknya ilalang kering di sepanjang jalan.
“Di kawasan ini banyak ilalang kering, hampir di sepanjang jalan. Kondisi seperti ini membuat lahan sangat mudah terbakar, terutama saat musim kemarau,” kata Dedy.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di dekat lahan yang ditumbuhi rumput atau ilalang kering.
“Saya mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Apalagi sekarang kondisi cuaca kering, sehingga percikan api kecil pun bisa memicu kebakaran yang meluas,” ujarnya.
Kebakaran di Bukit Klutum bukan kali pertama terjadi. Sehari sebelumnya, kawasan tersebut juga sempat terbakar. Namun, karena kobaran api tidak membesar, warga setempat berhasil mengatasinya.
Selain membakar lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi, kebakaran kali ini juga menghanguskan kabel internet yang membentang di sepanjang jalan tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat musim kemarau. Kelalaian kecil, seperti membuang puntung rokok sembarangan, dapat berakibat fatal dan mengancam keselamatan warga serta merusak fasilitas umum.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.