BANDAR LAMPUNG, WARTASABURAI – Misteri kematian Lilis Pitriani (29), wanita yang ditemukan tewas di dalam parit di Bandar Lampung, mulai terungkap melalui hasil pemeriksaan autopsi. Tim medis menemukan sejumlah luka akibat benda tumpul pada tubuh korban, termasuk luka serius di bagian leher yang menyerupai bekas cekikan.

Temuan tersebut memperkuat penyelidikan polisi terkait dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap warga yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Teluk Betung Utara tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma mengungkapkan, hasil autopsi menunjukkan adanya beberapa luka pada tubuh Lilis. Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah luka di bagian leher.

“Hasil autopsi memang banyak luka yang diakibatkan oleh benda tumpul. Salah satu luka terparah ada di bagian leher, seperti dicekik,” kata Regan, Sabtu (31/10/2026).

Baca juga:  Cair Oktober 2025, Pemprov Sulbar Salurkan Bansos Rp2 Juta per KK untuk Warga Miskin

Lilis sebelumnya ditemukan tak bernyawa di sebuah parit di Jalan Cipto MK, Gang 57 PU, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Teluk Betung Utara, Selasa (27/10/2026) malam.

Ketika ditemukan, tubuh korban berada di dalam parit dalam kondisi terikat tali tambang. Temuan tersebut memicu penyelidikan kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian sekaligus mencari pihak yang bertanggung jawab.

Sejauh ini, penyidik telah meminta keterangan dari enam orang saksi. Polisi juga tengah memburu seorang pria berinisial R yang diketahui memiliki hubungan keluarga dengan korban, yakni sepupunya sendiri.

Dari informasi awal yang diperoleh penyidik, Lilis terakhir kali diketahui pergi ke pasar pada Minggu pagi. Saat itu, korban disebut berangkat dengan diantar oleh R.

Polisi telah mendatangi rumah R dan berkomunikasi dengan keluarganya untuk memperoleh informasi mengenai keberadaan pria tersebut. Namun, hingga Sabtu (31/10/2026), keberadaannya masih dalam pencarian petugas.

Baca juga:  Rincian Modal Membuka Warung Madura dan Faktor yang Menentukan Besarannya

Selain menelusuri dugaan pembunuhan, polisi juga menyelidiki hilangnya sejumlah barang milik korban. Salah satu barang yang belum ditemukan adalah telepon seluler milik Lilis.

Regan mengatakan, penyidik masih mendalami kemungkinan hubungan hilangnya ponsel tersebut dengan peristiwa kematian korban.

“Barang korban ada yang hilang, yaitu handphone. Itu masih kita dalami,” jelasnya.

Polisi masih mengembangkan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri keberadaan R. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan Lilis Pitriani meninggal dunia.