Wartasaburai, Bandar Lampung – Warga di Kecamatan Tanjung Senang, tepatnya di Jalan Raflesia, Kelurahan Perumnas Pematang Wangi, mengeluhkan kondisi jalan rusak yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Jalan berlubang dan tidak rata menjadi ancaman serius, terutama saat musim hujan. Genangan air kerap menutupi lubang sehingga sulit terlihat oleh pengendara.
Roni, warga Kelurahan Perumnas Way Kandis, mengatakan kondisi tersebut sudah lama terjadi dan sering memicu kecelakaan.“Banyak yang jatuh, apalagi kalau hujan. Lubangnya tidak kelihatan,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, perbaikan yang pernah dilakukan sebelumnya tidak bertahan lama. Jalan kembali rusak dalam waktu singkat sehingga menimbulkan keluhan berulang dari masyarakat.
Minim Penerangan, Risiko Kecelakaan Meningkat
Selain kerusakan jalan, warga juga menyoroti minimnya penerangan di sepanjang ruas Jalan Raflesia. Sejumlah lampu jalan dilaporkan mati, membuat kondisi jalan gelap saat malam hari.
Situasi ini dinilai meningkatkan risiko kecelakaan dan mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
Banjir Hingga Satu Meter, Jalan Tak Bisa Dilalui
Permasalahan lain yang dihadapi warga adalah banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut, terutama di sekitar area Polsek.
Saat hujan deras, ketinggian air bahkan disebut bisa mencapai satu meter, menyebabkan jalan tidak dapat dilalui kendaraan.Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, termasuk menghambat mobilitas dan kegiatan usaha warga sekitar.
Warga Harap Perbaikan Menyeluruh
Keluhan juga disampaikan Anwar Bahari, warga setempat, yang berharap adanya perbaikan jalan dan penerangan secara menyeluruh.
Menurutnya, infrastruktur yang baik tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian warga.“Kalau jalannya bagus dan terang, orang juga lebih banyak lewat. Itu bisa bantu ekonomi warga,” katanya.
Warga menyebut sejumlah insiden kecelakaan telah terjadi akibat kondisi jalan tersebut, meski belum menimbulkan korban jiwa.
Mereka berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan, memperbaiki lampu penerangan, serta menangani persoalan banjir agar tidak menimbulkan korban di kemudian hari.
