BANDAR LAMPUNG, WARTASABURAI โ€“ Kebakaran melanda bangunan bekas kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung di Kelurahan Talang, Kecamatan Telukbetung Selatan, Selasa (13/10/2026). Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kobaran api.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung berjibaku memadamkan api selama kurang lebih dua jam. Dalam proses tersebut, sekitar 20 tangki air digunakan untuk memastikan api berhasil dikendalikan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Dedi, mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah di sekitar bangunan.

โ€œDugaan sementara, kebakaran dipicu aktivitas pembakaran sampah di area gedung,โ€ ujar Dedi.

Sementara itu, Camat Telukbetung Selatan, Wahyudi, menjelaskan bahwa bangunan tersebut telah lama tidak digunakan. Gedung bekas kantor Kejari itu diperkirakan terbengkalai selama delapan tahun.

Baca juga:  YouTube Berlakukan Aturan Baru Mulai 15 Juli 2025, Wajib Diketahui Para Kreator, Ini Penjelasannya!

โ€œGedung ini sudah terbengkalai kurang lebih delapan tahun dan selama tidak difungsikan kerap menjadi tempat beraktivitas para pemuda dan pemudi,โ€ kata Wahyudi.

Petugas Temukan Benda Diduga Bong

Selain melakukan pemadaman, petugas di lokasi juga menemukan sejumlah benda yang diduga merupakan alat untuk mengonsumsi narkoba atau dikenal sebagai bong.

Namun, temuan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di bangunan tersebut. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan fungsi dan keterkaitan benda-benda itu dengan aktivitas tertentu.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Dugaan mengenai pembakaran sampah masih perlu dikonfirmasi melalui penyelidikan pihak berwenang.

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi bangunan yang tidak terawat dan telah lama terbengkalai. Pengawasan serta penanganan terhadap bangunan tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi kebakaran maupun risiko keamanan lainnya di lingkungan sekitar.