Bandar Lampung, Warta Saburai – Pemerintah Provinsi Lampung resmi membuka seleksi Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi dan nasional tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Gedung Pusiban, Bandar Lampung, pada Senin (27/4/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan seleksi Paskibraka tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat nasionalisme.
“Paskibraka bukan sekadar tugas seremonial, tetapi amanah kehormatan dalam mengibarkan dan menurunkan duplikat bendera pusaka Merah Putih saat peringatan kemerdekaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, peserta yang terpilih harus memiliki kesiapan fisik dan mental, kepribadian yang baik, serta integritas tinggi. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak calon pemimpin masa depan.
Marindo juga memastikan proses seleksi dilakukan secara terbuka, objektif, dan bebas dari intervensi. Pemerintah, kata dia, berkomitmen memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung.
“Kami memastikan tidak ada praktik titipan dalam seleksi ini. Semua peserta dinilai berdasarkan kemampuan, karakter, serta integritas masing-masing,” tegasnya.
Seleksi Paskibraka 2026 dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 27 April hingga 1 Mei 2026. Sebanyak 90 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Lampung mengikuti tahapan seleksi yang digelar di sejumlah lokasi, antara lain Gedung Pusiban, RSUD Abdul Moeloek, dan Stadion Pahoman.
Peserta yang lolos di tingkat provinsi akan melanjutkan ke seleksi nasional. Mereka yang terpilih nantinya akan bertugas sebagai Paskibraka Nasional di Istana Negara, sementara peserta terbaik lainnya akan menjalankan tugas di tingkat provinsi pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui seleksi ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap dapat melahirkan generasi muda unggulan yang mampu menjadi teladan di masyarakat serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Selain itu, seleksi ini juga diharapkan menjadi langkah konkret dalam mencetak kader bangsa yang berintegritas dan siap berkontribusi bagi masa depan Indonesia.***

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.