BANDAR LAMPUNG, Warta Saburai — Sekretariat Bersama (Sekber) tiga asosiasi media konstituen Dewan Pers di Provinsi Lampung yang terdiri dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) memperkuat sinergi dengan DPRD Provinsi Lampung dalam mengawal pelaksanaan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Provinsi Lampung, Senin (18/5/2026), membahas potensi besar perputaran ekonomi daerah dari implementasi program MBG yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menyambut positif langkah kolaboratif yang dibangun Sekber bersama legislatif daerah tersebut. Menurutnya, program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.

Ia menyebut perputaran uang dari pelaksanaan program MBG di Provinsi Lampung diperkirakan mencapai Rp1 triliun setiap bulan.

“Uang dalam jumlah besar itu turun ke Lampung, sehingga harus dipastikan perputarannya juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal di daerah,” ujar Giri Akbar.

Menurutnya, program MBG harus dimanfaatkan sebagai peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, hingga sektor usaha pangan lokal untuk terlibat dalam rantai pasok kebutuhan dapur MBG.

Selain itu, DPRD Lampung juga membuka peluang kerja sama dengan Sekber dalam memberikan edukasi kepada penyuluh pertanian lapangan (PPL) terkait potensi ekonomi yang dapat dikembangkan petani melalui program tersebut.

Sementara itu, Komisioner II Sekber yang juga Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, mengatakan Sekber bersama DPRD Lampung memiliki visi yang sama dalam mengawal implementasi program MBG agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, Sekber hadir menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam program nasional tersebut.

“Kami ingin memastikan pelaku UMKM dan petani di Lampung ikut merasakan dampak positif dari hadirnya program MBG,” katanya.

Ia menilai dukungan politik dari DPRD Lampung menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemerintah pusat di daerah.

Di sisi lain, Juru Bicara Sekber yang juga Ketua Harian SMSI Lampung, Fajar Arifin, menilai pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pengawasan antara media dan lembaga legislatif.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan multiplier effect atau efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Lampung.

“Sinergi antara Sekber dan DPRD diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus memastikan manfaat ekonomi program MBG benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Fajar.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat yang diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, UMKM, dan pelaku usaha daerah dalam rantai distribusi pangan.***