LAMPUNG TIMUR, Warta Saburai â Aksi duel menggunakan senjata tajam (Sajam) yang terjadi di Desa Pakuan Aji, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, menjadi perhatian aparat kepolisian. Selain menyebabkan seorang pria mengalami luka serius, peristiwa tersebut juga menjadi pengingat penting agar setiap persoalan diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan aksi kekerasan.
Kasatreskrim Polres Lampung Timur, Iptu Muhammad Iksir, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab bentrokan yang terjadi pada Selasa (21/7/2026). Hingga kini, kedua belah pihak telah saling membuat laporan polisi dan proses penyelidikan masih terus berjalan.
“Kasus ini sedang ditangani. Kedua belah pihak sudah saling membuat laporan polisi. Saat ini kami masih mendalami perkara tersebut dengan meminta klarifikasi dari para pihak yang terlibat,” ujar Muhammad Iksir, Jumat (24/7/2026).
Penyidik saat ini mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat untuk mengungkap motif perselisihan. Polisi juga meneliti barang bukti, termasuk rekaman video yang beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut terlihat beberapa pria datang menggunakan dua sepeda motor sambil membawa sajam jenis pedang. Salah seorang kemudian menghampiri sebuah rumah warga sebelum akhirnya seorang pria keluar dengan membawa senjata serupa. Keduanya terlibat duel di tengah jalan dan sempat melibatkan orang lain yang berada di lokasi.
Akibat bentrokan tersebut, seorang pria mengalami luka bacok serius pada bagian tangan dan harus mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, salah seorang yang terlibat terlihat berlari masuk ke dalam rumah setelah insiden terjadi.
Polres Lampung Timur mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing menyelesaikan persoalan secara emosional maupun dengan tindakan main hakim sendiri. Kepolisian menegaskan bahwa setiap konflik seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum agar tidak menimbulkan korban maupun memperpanjang persoalan.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak berspekulasi terhadap penyebab kejadian yang videonya telah beredar luas di media sosial. Polisi memastikan seluruh fakta akan diungkap melalui proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penyelesaian konflik melalui kekerasan hanya berujung pada kerugian bagi semua pihak. Menempuh jalur hukum dan mengedepankan dialog tetap menjadi langkah terbaik untuk menyelesaikan setiap perselisihan tanpa menimbulkan korban.***

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.