...

62 Insiden Kebakaran dalam 4 Bulan, Damkarnat Sebut Kerugian Tembus Rp400 juta

Bandar Lampung, Warta Saburai – Sepanjang empat bulan pertama tahun 2026, angka kejadian kebakaran di Bandar Lampung tercatat cukup signifikan. Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung menunjukkan terdapat 62 insiden kebakaran yang terjadi sejak Januari hingga April.

Penyebab kebakaran pada periode ini tidak sepenuhnya didominasi oleh kebakaran permukiman. Ada kategori lain seperti, kebakaran kendaraan, dan tiang listrik menjadi penyumbang terbesar dalam jumlah kejadian.

Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung, AnthonI Irawan, menjelaskan bahwa fenomena tersebut menunjukkan pergeseran pola kejadian kebakaran di masyarakat. Menurutnya, persepsi yang selama ini berkembang tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Selama ini masyarakat cenderung menganggap kebakaran paling banyak terjadi di kawasan permukiman. Namun, saat ini justru kendaraan dan tiang listrik yang mendominasi,” ujarnya.

Meskipun demikian, kebakaran pada bangunan tempat tinggal tetap menjadi perhatian serius. Dalam periode yang sama, tercatat sebanyak 22 kasus kebakaran rumah, yang dinilai memiliki dampak paling besar karena berkaitan langsung dengan kehidupan dan keselamatan warga.

Dari seluruh kejadian tersebut, total kerugian material diperkirakan melampaui Rp400 juta. Nilai ini mencerminkan besarnya dampak ekonomi yang ditimbulkan, meskipun jumlah kasus secara keseluruhan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 198 kejadian.

Kendati tren menunjukkan penurunan, Damkarmat menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh menurunkan tingkat kewaspadaan masyarakat. Upaya pencegahan dinilai tetap menjadi kunci utama dalam menekan risiko kebakaran.

Salah satu langkah yang ditekankan adalah pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, mengingat banyaknya kasus yang berkaitan dengan sumber listrik. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat juga dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.

“Diperlukan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat agar potensi kebakaran dapat diminimalkan,” tegas AnthonI.

Ke depan, Damkarmat berharap upaya pencegahan yang dilakukan secara konsisten mampu menekan angka kejadian kebakaran sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar.***

Penulis: Warta Saburai

Tinggalkan Balasan