LAMPUNG BARAT, WARTASABURAI â Cuaca ekstrem berupa hujan es yang disertai angin kencang dan petir melanda Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Minggu (1/11/2026) sore. Selain mengejutkan warga, peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan hingga sebuah bangunan pendidikan anak usia dini (PAUD) tertimpa pohon tumbang.
Fenomena alam yang berlangsung sekitar 10 hingga 15 menit itu terjadi sekitar pukul 15.21 WIB. Butiran es sebesar kelereng dilaporkan berjatuhan bersama hujan deras yang disertai hembusan angin cukup kuat.
Dandim 0422/Lampung Barat, Letkol Inf Rizky Kurniawan, mengatakan cuaca ekstrem tersebut melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Balik Bukit.
Wilayah yang terdampak meliputi Pekon Watas, Gunungsugih, Padang Dalom, Padang Hanakau, Kelurahan Waymengaku, dan Kelurahan Pasar Liwa.
Berdasarkan pendataan sementara, Pekon Hanakau menjadi salah satu wilayah dengan laporan kerusakan bangunan. Terjangan angin menyebabkan sejumlah bagian rumah warga, terutama atap dan tiang penyangga, mengalami kerusakan.
Beberapa rumah yang terdampak di antaranya milik Purnomo Aji di Pemangku Sumber Sari. Bangunan tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap dan tiang.
Kerusakan juga terjadi pada dinding garasi rumah milik H Pudin. Sementara rumah Mukni di Pemangku Talang Kawat kehilangan sebagian atap akibat diterjang angin.
Kondisi serupa dialami rumah Dadang di Pemangku Sumber Sari yang mengalami kerusakan pada bagian atap dan tiang bangunan.
Tak hanya rumah warga, sebuah bangunan PAUD juga dilaporkan tertimpa pohon tumbang. Sejumlah bangunan lain mengalami kebocoran setelah bagian atapnya terdampak cuaca ekstrem.
Rizky memastikan hingga laporan sementara diterima, belum terdapat informasi mengenai korban jiwa. Aparat juga telah melakukan pendataan terhadap rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan.
Sebagai langkah penanganan, Kodim 0422/Lampung Barat berencana menggelar gotong royong bersama masyarakat untuk membantu memperbaiki bangunan warga yang terdampak, khususnya di Pekon Hanakau.
Warga Terkejut Melihat Butiran Es
Fenomena hujan es tersebut juga mengejutkan masyarakat setempat. Wahdi, salah seorang warga Balik Bukit, mengaku baru kali ini hujan deras yang mengguyur wilayahnya disertai butiran es.
Menurutnya, hujan sebenarnya telah turun selama dua hari terakhir. Namun, pada Minggu sore, kondisi cuaca berubah dengan munculnya angin kencang dan butiran es yang berjatuhan.
Setelah hujan mulai reda, sejumlah warga keluar rumah untuk melihat butiran es yang terlihat di halaman, badan jalan, hingga atap bangunan.
Fenomena serupa sebenarnya pernah terjadi di Kecamatan Balik Bukit pada 29 September 2025. Kala itu, hujan es juga dilaporkan mengguyur wilayah Padang Dalom.
Kejadian terbaru ini kembali menjadi perhatian masyarakat karena intensitas cuaca ekstrem tidak hanya menghadirkan hujan es, tetapi juga menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan.
Warga di wilayah terdampak kini dihadapkan pada upaya pembersihan dan perbaikan bangunan yang rusak, sementara pendataan dampak kejadian masih terus dilakukan.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.